Seorang anak berumur dua tahun terbaring lemah dengan kondisi luka
parah setelah dua kali tertabrak mobil. Lebih dari sepuluh orang yang
melewati anak tersebut tak satu pun yang menolong bocah bernasib malang
itu. Peristiwa tragis yang menyentuh rasa kemanusiaan ini menjadi
pembicaraan hangat di Cina Selatan.
Kantor berita Xinhua,
Senin (17/10) menulis bahwa insiden tersebut memicu kemarahan sosial
yang luas di jejaring sosial. Kejadian tragis yang menimpa anak bernama
Yue Yue tersebut terekam kamera keamanan.
Dalam rekaman itu,
Yue Yue berjalan menyeberangi jalan raya persis di depan toko milik
orangtuanya di Kota Foshan, Cina Selatan. Ia tertabrak mobil van dan
terlindas. Tak lama kemudian sebuah truk ukuran tiga perempat yang
melintas juga melindas bocah balita yang sudah tak berdaya tersebut.
Seakan tak ada rasa kasihan sedikit pun mobil-mobil itu berlalu begitu
saja meninggalkan bocah yang terkapar di tengah jalan. Orang-orang yang
melintas pun tak ada yang peduli sama sekali.
Barulah orang
kesepuluh atau kesebelas peduli dan menolong bocah itu. Wanita pemulung
tersebut berteriak-teriak minta tolong. Ibunda Yue Yue pun keluar rumah
dan kemudian membopong serta membawanya ke rumah sakit. Dokter rumah
sakit menyatakan, Yue Yue kini dalam kondisi koma dan tak mungkin
bertahan hidup.
"Dia tidak akan mampu bertahan menjalani setiap
operasi. Otaknya hampir mengalami kematian," kata seorang juru bicara
rumah sakit yang merawat diri Yue Yue.
Polisi Foshan telah menahan sopir dari dua mobil yang melindas bocah bernasib malang tersebut.
Sementara
itu, masyarakat di jejaring sosial berkomentar, bahwa masyarakat kota
kini mengidap penyakit antisosial yang sangat parah. Tak ada lagi rasa
kemanusiaan. Rekaman kejadian tragis tersebut diunggah pula di Youtube.
1. Di Lebanon
Pria diperbolehkan ‘bercinta’ dengan binatang, asalkan binatang itu betina. Hukuman mati dikenakan bagi pria yang ketahuan berhubungan dengan binatang jantan.
2. Di Bahrain
Dokter pria sah secara hukum untuk memeriksa alat vital wanita, tetapi dilarang secara langsung melihatnya selama pemeriksaan. Mereka hanya diperbolehkan melihatnya melalui sebuah cermin.
3. Di Guam
Pekerjaan full-time bagi para pria untuk memerawani gadis-gadis, yang membayar mereka untuk melakukan hubungan badan pertama kalinya..
Alasannya: Menurut hukum di Guam, wanita yang masih virgin dilarang menikah
4. Di Hong Kong
Istri yang dikhianati sah secara hukum membunuh suaminya yang selingkuh, tetapi hanya dengan menggunakan tangan kosong. Sedangkan selingkuhannya, boleh dibunuh dengan cara apapun.
5. Di Cali
Kolombia, wanita hanya diperbolehkan berhubungan badan dengan suaminya, dan pada malam pertama, sang ibu dari wanita harus berada di dalam kamar untuk menyaksikan adegan tersebut.
6. Di Santa Cruz, Bolivia
Adalah tindakan melawan hukum jika seorang pria melakukan hubungan sex dengan seorang wanita dan anak perempuannya pada saat bersamaan.
Pemerintah Kelantan, Malaysia, memberikan hadiah berupa dinas emas
dan makan gratis kepada para pria sebagai hadiah jika mereka
berpoligami namun tidak menyembunyikannya. Demikian diberitakan Bernama, Sabtu (25/6/2011).
Direktur Komite Pengembangan Perempuan, Keluarga, dan Kesehatan
Kelantan Wan Ubaidah Wan Omar mengatakan bahwa aturan ini akan
dibicarakan lebih hati-hati sebelum diundangkan.
Ia mengatakan hal ini sebagai respon atas usulan Pemerintah Kelantan
untuk memberikan hadiah dan insentif khusus kepada para pria yang
berpoligami agar tidak menyembunyikan pernikahannya untuk menghindari
masalah besar yang terjadi di keluarga itu.
Wan Ubaidah menambahkan komite juga berencana mengundang selebriti
ternama yang berpoligami yaitu komedian dan penyiar radio Sinar FM
deejay Salleh Yaakob untuk memberikan arahan dalam pernikahan Islam di
negara bagian itu.
Dalam 30 tahun terakhir, China menerapkan kebijakan satu anak untuk kendalikan populasi.
Xiao Aiying
Sungguh malang seorang ibu hamil di China berikut ini. Gara-gara penerapan program satu anak dari pemerintah, dia mengalami aborsi paksa atas calon anaknya yang kedua. Padahal, dia telah hamil delapan bulan, tinggal sebulan lagi sebelum si jabang bayi lahir secara normal.
Xiao Aiying, 36, di kota Xiamen, distrik Siming, sudah memiliki seorang anak perempuan berusia sembilan tahun. Menurut peraturan China, dia dilarang untuk memiliki anak kedua. Xiao diseret secara paksa oleh orang-orang dari badan keluarga berencana China, pada 10 Oktober 2010.
Penyeretan paksa ini melibatkan kekerasan secara fisik, seperti pukulan dan tendangan. Orang-orang ini juga berteriak-teriak memaki Xiao. Sementara itu, suaminya, Luo Yanquan, 36, tidak dapat berbuat apa-apa menghadapi begitu banyak orang.
Luo Yan Qua
Xiao menjalani penahanan di sebuah klinik selama tiga hari sebelum dibawa ke rumah sakit besar. Betapa pedih hati pasangan miskin ini ketika dokter menyuntikkan semacam obat yang membunuh bayi yang dikandungnya pada 14 Oktober 2010. Mayat bayi ini langsung dibawa oleh pihak rumah sakit, Luo dan Xiao bahkan tidak mengetahui rupa dan jenis kelamin anak kedua mereka tersebut.
Sampai saat ini, Xiao masih berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan. Menurut sumber rumah sakit yang tidak ingin disebutkan namanya, sebelumnya Xiao menjalani operasi untuk membersihkan sisa plasenta yang masih ada di uterusnya.
Seorang petugas di badan keluarga berencana Siming, membenarkan bahwa telah dilakukan aborsi pada Xiao. Namun, menurutnya, aborsi ini dilakukan secara sukarela.
Luo membantah pernyataannya dengan mengatakan bahwa dia tidak pernah menandatangani apapun untuk menyetujui aborsi tersebut.
“Saya telah menelepon polisi, tapi mereka berkata bahwa keluarga berencana bukan masalah mereka. Saya ingin menuntut, namun tidak ada pengacara yang bersedia membantu. Media juga tidak ingin menuliskan masalah kami,” ujar Luo seperti dilansir dari laman news.com.au Jumat, 22 Oktober 2010.
Kesal atas perlakuan sewenang-wenang, Luo membuat blog yang menceritakan apa yang terjadi kepada istrinya. Pada blog tersebut ditampilkan foto istri Luo setelah disuntik, pada lengannya terdapat memar dan luka yang disebabkan oleh kekerasan dari orang-orang badan keluarga berencana. Blognya ini langsung menuai komentar yang merasa simpati serta marah akibat perlakuan badan tersebut.
Dalam 30 tahun terakhir, China menerapkan kebijakan satu anak untuk memangkas pertumbuhan populasi. China memiliki populasi terbesar di dunia dengan 13 miliar jiwa. Pasangan yang melanggar kebijakan tersebut diharuskan membayar denda dari US$1 sampai US$40.000. Para ibu yang khawatir mendapat hukuman biasanya melakukan sterilisasi rahim.
Pasangan Xiao dan Luo bukanlah satu-satunya pasangan aborsi di China, terdapat 13 juta aborsi dalam satu tahun. Kebanyakan diantara mereka mendapat paksaan dari pihak yang berwenang.
Menurut WHO, setiap 1.000 wanita berumur antara 15 dan 44 terdapat 24 aborsi. Pada tahun 2003, angka aborsi China adalah sembilan juta, dari 42 juta aborsi di seluruh dunia.
"Sebuah iklan situs web restoran baru di Jerman menyerukan manusia untuk menyumbangkan bagian tubuh untuk menu menyebabkan kemarahan warga jerman"
The restaurant claims to be inspired by the 'compassionate cannibalism' of the Brazilian Waricaca tribe.
Restauran ini belum diketahui lokasinya. Restoran Flime meminta para pengunjung untuk mengisi formulir "Anggota" dan bersedia untuk berpartisipasi dalam budaya "kanibal-Wari", ini termasuk pertanyaan tentang kebugaran medis, Body Mass Index, seberapa sering satu latihan dan bahkan jika pendonor hamil.
Restoran mengaku terinspirasi oleh kanibalisme "belas kasihan" dari suku Waricaca Brasil, website ini menjelaskan: "Kami melihat pesta sebagai tindakan rohani, di mana semangat dan kekuatan makhluk dikonsumsi diberikan kepada para tamu."
Michael Braun, wakil ketua Berlin Kristen Demokrat mengatakan kepada koran Bild bahwa ia telah menerima email keluhan tentang restoran kanibal ini, Michael Braun mengatakan: "Saya mengasumsikan itu adalah lelucon menyesatkan tapi ini menjijikkan.
Armin Meiwes
Baru-baru ini terjadi pembunuhan yang di lakukan oleh seorang kanibal, peristiwa ini terkait dengan tertangkapnya Armin Meiwes, seorang kanibal pada tahun 2006 yang telah dihukum seumur hidup.
Jurgen Bernd Brandes, korban dari Armin adalah seorang teknisi komputer, secara sukarela untuk dimakan oleh Meiwes pada tahun 2001. kanibal itu memotong penis Brandes dan memakannya setelah memasak dalam bawang putih, garam dan merica.
Dia makan mayat itu selama beberapa bulan . Pada saat dia ditangkap Meiwes telah makan daging sekitar 20 kg
Vila bodong milik pejabat di Jakarta banyak bertebaran di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor. Vila-vila mewah ini didirikan tanpa izin resmi alias tanpa pernah membayar pajak bumi dan bangunan (PBB).
"Beberapa pemilik vila pernah mengurus PBB, dan permohonan status. Tapi karena dasar penguasaan tanah, dan jual beli atau hibahnya tidak jelas, tidak diproses. Tidak ada izin, jadi susah diproses," jelas Sekretaris Kecamatan Pamijahan, Edi Muslihat saat dihubungi detikcom, Selasa (2/2/2010).
Secara administrasi, lanjut Edi, vila-vila itu memang masuk wilayah Kecamatan Pamijahan, namun karena status tanah yang masuk ke taman nasional, pihak kecamatan hanya bisa melakukan pendataan.
"Vila itu hanya ditunggui oleh penjaga. Yang punya sih katanya pejabat-pejabat, tapi mana saya tahu. Kita saja jarang bertemu," tambah Edi.
Menurut dia, tanah itu masuk dalam pengawasan Kementerian Kehutanan. Dahulu, memang dipinjamkan ke para veteran untuk diolah sebagai tanah pertanian sekitar tahun 1960-an.
"Saya tidak tahu prosesnya, tapi kemudian kepemilikan tanah beralih, dan didirikan vila, padahal sebenarnya masuk ke taman nasional," terangnya.
Total ada sekitar 200-an hektar wilayah yang dijadikan vila-vila tersebut. "Pemiliknya susah ditemui, jadi kita tidak tahu data otentik pemiliknya. Katanya sih pejabat," tutupnya.(detik.com)
Wah enak baget yah jadi pejabat, bisa bangun villa dimana aja..... ngak jelas lagi ijinnya, biasanya kalau ngak jelas ijinnya pasti digusur, kemana yah para eksekutor yang biasa kita liat di tv-tv ???????
JAKARTA-Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar mengaku kaget mendengar kabar bahwa Arthalita Suryani (Ayin), tahanan kasus penyuapan jaksa Urip Tri Gunawan dan Aling, tahanan kasus peredaran narkoba skala besar, mendapat perlakuan dan fasilitas ekslusif dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum di Rumah Tahanan Pondok Bambu, tadi malam.
Saya sudah kirim tim dan sampai sekarang masih ada di Rutan Pondok Bambu. Pemeriksaan masih terus dilakukan dan hasilnya kita tunggu nanti.
"Jika penemuan tim satgas tersebut benar adanya, katanya, dirinya selaku Menhukham berjanji akan menindak tegas seluruh oknum aparat Rutan yang terlibat," kata Patrialis Akbarkepada pers Senin (11/1/10). Namun, Menhukham menambahkan, sampai saat ini hasil penemuan tim satgas tersebut sedang ditindaklanjuti. "Saya sudah kirim tim dan sampai sekarang masih ada di Rutan Pondok Bambu. Pemeriksaan masih terus dilakukan dan hasilnya kita tunggu nanti," paparnya.
Selama proses pemeriksaan masih berlangsung dan belum dapat disimpulkan benar tidaknya Ayin dan Aling mendapat fasilitas mewah di Rutan Pondok Bambu, Menhukham mengimbau seluruh pihak agar jangan dulu menghakimi atau menyalahkan kinerja Kementerian Hukum dan HAM serta pihak Rutan Pondok Bambu.
Menhukham mengimbau seluruh pihak agar jangan dulu menghakimi atau menyalahkan kinerja Kementerian Hukum dan HAM serta pihak Rutan Pondok Bambu.
Dalam sidaknya di Rutan Pondok Bambu tadi malam,tim satgas pemberantasan mafia hukum menemukan berbagai fasilitas super mewah di dalam ruang tahanan Ayin dan Aling. Berbeda dengan kamar tahanan-tahanan lainnya, kamar Ayin alias Arthalita dilengkapi dengan springbed, televisi flat 14 inch, pendingin ruangan (AC), Lemari, beragam buku bacaan, bahkan alat senam. Demikian pula di kamar Aling, tim satgas mendapati barang-barang mewah mulai dari kasur, televisi ukuran 14 inci, pembersih udara, 2 kipas angin, hingga lampu darurat.